Evakuasi Dramatis di Gunung Nokilalaki, Pendaki Selamat Setelah Kecapekan
PALU, KAUSA – Tim SAR Gabungan berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki wanita bernama Dela (25) di jalur pendakian Gunung Nokilalaki, Sigi Sulteng, Minggu (10/10/2026). Korban yang mengalami kelelahan ekstrem hingga hilang kesadaran saat perjalanan turun, kini telah selamat dan kembali ke rumahnya.
Kejadian bermula pada Sabtu, 10 Oktober 2026, ketika Dela mendaki Gunung Nokilalaki. Namun, saat perjalanan turun sekitar pukul 15.00 Wita, Dela dilaporkan mengalami kelelahan parah dan hilang kesadaran. Teman korban yang saat itu bersama Dela, Dilva, segera melaporkan insiden ini kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada pukul 19.22 Wita, meminta bantuan SAR.
Merespons laporan tersebut, tim Rescue KPP Palu bersama unsur potensi tiba di base camp Nokilalaki, Desa Tongoa, Kecamatan Palolo, pada pukul 22.15 Wita. Setelah berkoordinasi dengan teman korban dan pemerintah setempat, tim SAR Gabungan segera melakukan briefing pembagian tugas dan petunjuk keselamatan pada pukul 22.30 Wita, sebelum bergerak menuju Pos 2 yang menjadi lokasi terakhir korban diketahui (LKP).
Operasi evakuasi berlanjut hingga dini hari. Tim SAR Gabungan tiba di Pos 2 (LKP) pada pukul 02.15 Wita dan langsung memberikan penanganan medis awal kepada korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muhammad Rizal menjelaskan, Pada Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 05.00 Wita, tim SAR Gabungan memulai proses evakuasi korban dari Pos 2 menuju base camp Nokilalaki. Perjalanan evakuasi memakan waktu beberapa jam hingga akhirnya pada pukul 10.05 Wita, tim SAR bersama Dela tiba dengan selamat di base camp. Korban kemudian langsung diantar pulang ke rumahnya.
Dengan berhasilnya proses evakuasi dan kembalinya korban ke rumah, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Unsur potensi SAR yang terlibat dalam pelaksanaan evakuasi termasuk Tim Rescue KPP Palu, Bhabinkamtibnas, pihak keluarga, dan masyarakat setempat. (kn)


Tinggalkan Balasan