5 Destinasi Viral Sulawesi Tengah, Danau Paisupok hingga Padang To Langko
PALU, KAUSA – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi magnet bagi wisatawan dengan lima destinasi viral Sulawesi Tengah yang memukau pada pertengahan 2026. Mulai dari keindahan Danau Paisu Pok yang jernih hingga keunikan Pusat Laut Donggala, destinasi-destinasi ini menarik perhatian ribuan pengunjung berkat pesona alamnya yang asri dan eksposur media sosial yang masif.
Antusiasme terhadap pariwisata alam di Sulteng terlihat jelas dengan berakhirnya Festival Danau Lindu 2026 pada akhir Juli, yang berhasil menarik sekitar 42 ribu hingga 50 ribu pengunjung. Ini menunjukkan minat tinggi masyarakat terhadap pengalaman wisata yang otentik dan menyatu dengan alam, mendorong popularitas destinasi viral Sulawesi Tengah lainnya.
1. Danau Paisupok

Salah satu primadona adalah Danau Paisu Pok di Desa Luk Panenteng, Kabupaten Banggai Kepulauan. Danau seluas 1,2 hektare dengan kedalaman 5–15 meter ini memukau dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna toska, seperti kaca. Kejernihan air dan keindahan alamnya membuat Danau Paisu Pok menjadi salah satu destinasi viral Sulawesi Tengah terpopuler sejak 2024, terutama setelah sebuah video pernyataan cinta turis asing beredar pada 2025.
Untuk menikmati Danau Paisu Pok, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk Rp10.000. Tersedia juga opsi sewa gazebo dan perahu mulai Rp30.000, serta alat snorkeling seharga Rp30.000. Pengunjung yang ingin berkemah bisa memanfaatkan area camping dengan biaya Rp35.000 per hari, tentunya dengan membawa perlengkapan sendiri.
2. Raka River Camp

Tidak jauh dari ibu kota, Raka River Camp di Desa Balai menawarkan pengalaman berkemah murah meriah di tepi sungai berair jernih, sekitar satu jam perjalanan dari Kota Palu. Destinasi ini menjadi populer pada 2025, menyasar wisatawan keluarga dan komunitas alam yang mencari ketenangan. Tiket masuknya hanya Rp10.000, dengan biaya berkemah Rp20.000 per orang jika membawa perlengkapan sendiri.
3. Pusat Laut (Pusentasi)

Keunikan alam juga ditemukan di Pusat Laut Donggala, atau yang akrab disebut Pusentasi, di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah. Sumur raksasa alami berdiameter 10 meter dan kedalaman 7 meter ini memiliki air asin yang jernih kebiruan dan terhubung langsung dengan laut. Berjarak sekitar 40 km dari Kota Palu, Pusentasi terus menjadi daya tarik di antara destinasi viral Sulawesi Tengah lainnya dengan tiket masuk Rp2.000–Rp5.000.
4. Air Terjun Piala

Sementara itu, Air Terjun Piala di Kelurahan Hanga-hanga, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, juga menjadi favorit karena lanskap hijau asri dan aliran air hijau pirus yang jernih. Namun, keamanan pengunjung menjadi prioritas utama di destinasi ini. Lokasi sempat ditutup sementara pada April 2026 karena debit air meningkat drastis, dan pada akhir Juli 2026 aksesnya terputus akibat longsor yang masih dalam pembersihan.
“Kami berkomitmen memastikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi setiap pengunjung. Upaya seperti pembuatan jembatan dan jalur tracking rambu dilakukan untuk keamanan pengunjung,” kata Ismed Wardana, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, terkait pengelolaan Air Terjun Piala.
Bahkan, penjaga pintu masuk Air Terjun Piala menjelaskan mekanisme penutupan. “Minggu (12/04/2026) hujan, jam 2 kami tutup,” ujarnya pada 13/04/2026.
5. Padang To Langko

Melengkapi daftar destinasi viral Sulawesi Tengah, ada Padang To Langko, sebuah sabana eksotis seluas hampir 6 hektare di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Destinasi ini viral pada pertengahan 2026, terutama setelah liputan media akhir Juli. Padang To Langko menawarkan lanskap unik untuk pecinta alam, pendaki, dan fotografer yang mencari pemandangan berbeda di Sulteng.
Dengan pesona alam yang beragam dan daya tarik uniknya, destinasi viral Sulawesi Tengah ini menunjukkan potensi besar sektor pariwisata daerah. Namun, perhatian terhadap infrastruktur, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan harus terus menjadi fokus utama untuk memastikan kelangsungan daya tarik ini. (katrin)


Tinggalkan Balasan