PALU, KAUSA – Dua insiden kebakaran hutan dan lahan melanda Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada 24 dan 25 Agustus 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toli-Toli segera merespons laporan dan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Peristiwa kebakaran hutan Toli-Toli pertama terjadi di Dusun Patabakoan, Desa Kongkomos, Kecamatan Basidondo. Laporan diterima BPBD Toli-Toli pada Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 14.58 WITA.

Tim BPBD segera menuju lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran hutan Toli-Toli di Basidondo. Situasi di Dusun Patabakoan saat ini dilaporkan aman terkendali, meskipun kebutuhan mendesak berupa unit dan peralatan pemadaman masih diperlukan.

Kebakaran hutan Toli-Toli kedua dilaporkan terjadi di seputaran Gunung Sumalikat Dinopi, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan. Laporan mengenai kejadian ini diterima BPBD Toli-Toli pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 15.35 WITA, dengan perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 11.17 WITA.

Seperti insiden sebelumnya, tim BPBD Toli-Toli juga langsung bergerak cepat ke lokasi kebakaran hutan Toli-Toli di Kelurahan Nalu untuk melakukan penanganan. Status dampak dan korban jiwa dari kedua kejadian ini masih dalam pendataan, namun dipastikan nihil pengungsi maupun korban jiwa.

Asbudianto, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, melalui laporan resmi yang ditujukan kepada berbagai pihak termasuk Kepala BNPB RI dan Gubernur Sulteng, menegaskan pentingnya respons cepat dalam menangani kebakaran hutan Toli-Toli ini. Assessment dan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Toli-Toli terus dilakukan.

Situasi akhir di kedua lokasi kebakaran hutan Toli-Toli tersebut dilaporkan aman terkendali. Pihak berwenang terus memantau kondisi dan memastikan tidak ada potensi api susulan. (kn)