HONG KONG, KAUSA – Dua raksasa Eropa, Chelsea dan Juventus, akan saling berhadapan dalam pertandingan uji coba pramusim pada Rabu, 05/08, pukul 18.30 WIB di Stadion Kai Tak Sports Park, Hong Kong. Laga ini mempertemukan dua tim yang sama-sama gagal melaju ke Liga Champions UEFA musim 2026/2027, menjadikannya adu gengsi sekaligus persiapan krusial jelang musim kompetisi.

Pertandingan Chelsea vs Juventus ini merupakan bagian dari Hong Kong Football Festival 2026 – Herbalgy Trophy. Bagi kedua klub, laga ini menjadi ajang penting untuk menguji taktik, membangun kebugaran pemain, dan mengintegrasikan rekrutan baru sebelum dimulainya musim 2026/2027.

Chelsea, yang kini ditukangi pelatih anyar Xabi Alonso, finis di posisi ke-10 Liga Inggris musim 2025/2026. Hasil tersebut membuat Chelsea absen dari kompetisi Eropa mana pun. Sementara itu, Juventus di bawah asuhan Luciano Spalletti, hanya mampu menempati peringkat ke-6 Serie A, sehingga hanya berhak tampil di Liga Europa musim depan.

Di kubu Chelsea, beberapa pemain baru menjadi sorotan. Striker veteran Danny Welbeck (35 tahun) telah bergabung, disusul kabar bergabungnya gelandang Jordan Henderson (36 tahun). Selain itu, rekrutan anyar seperti Morgan Rogers, Maxence Lacroix, dan gelandang muda Argentina, Valentin Barco, juga diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi Chelsea.

Xabi Alonso sendiri mengakui bahwa Chelsea masih membutuhkan banyak pembenahan. “Chelsea masih perlu banyak berbenah,” kata Xabi Alonso, Pelatih Chelsea, setelah kekalahan 1-2 dari Tottenham Hotspur di Sydney pada 01/08 lalu. Alonso disebut-sebut sibuk meramu tim dan mencoba menambah pengalaman para pemain muda sembari membangun kebugaran tim.

Di sisi lain, Juventus datang dengan rekor pramusim yang lebih menjanjikan, yakni dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga terakhir. Luciano Spalletti, yang tetap dipertahankan meski tim gagal lolos Liga Champions, berambisi mengembalikan pamor Si Nyonya Tua musim depan. Ia sebelumnya melontarkan kritik keras terhadap mentalitas timnya. “Karakter Juventus lembek,” kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus, setelah hasil imbang 2-2 melawan Torino yang mengunci kegagalan timnya di Liga Champions.

Laga Chelsea vs Juventus ini bukan hanya sekadar uji coba. Ini adalah barometer awal bagi kedua pelatih untuk melihat sejauh mana progres timnya sebelum menghadapi kompetisi resmi. Chelsea akan memulai Liga Inggris melawan Fulham pada 22/08, sementara Juventus akan memulai Serie A beberapa minggu setelahnya.

Pertandingan Chelsea vs Juventus dijadwalkan disiarkan secara langsung melalui platform resmi Chelsea, CFC+, serta layanan streaming DAZN di Italia dan Paramount+ di Amerika Serikat. Tidak ada siaran langsung di TV nasional Indonesia, sehingga penggemar dapat mengaksesnya melalui platform digital yang tersedia.

Terakhir kali kedua tim bertemu adalah pada fase grup Liga Champions tahun 2021, di mana Chelsea berhasil memetik kemenangan telak 4-0 di Stamford Bridge. Pertemuan kali ini diharapkan menyajikan duel taktik menarik dari dua pelatih yang sama-sama ingin membuktikan diri setelah hasil kurang memuaskan di musim sebelumnya.