Karyawan PT UKK Ditemukan Meninggal Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara
MOROWALI UTARA, KAUSA – Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) bernama Supriadi (31) ditemukan meninggal dunia setelah jatuh dari tongkang di perairan Jetty Desa Ganda-ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Insiden tragis karyawan PT UKK jatuh dari tongkang ini terjadi pada Selasa, 4 Agustus 2026, dan korban berhasil ditemukan pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Kronologi kejadian bermula saat Supriadi, karyawan PT UKK jatuh dari tongkang, sedang melakukan pengecekan kemiringan tongkang pada Selasa pagi sekitar pukul 06.10 WITA. Rekan kerjanya kemudian memintanya untuk kembali ke bagian depan tongkang. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons dari korban.
Setelah dicek oleh rekan korban, hanya ditemukan helm dan sepatu Supriadi mengapung di air. Upaya pencarian karyawan PT UKK jatuh dari tongkang yang dilakukan oleh rekan korban dan aparat setempat hingga sore hari tidak membuahkan hasil. Kejadian karyawan PT UKK jatuh dari tongkang ini kemudian dilaporkan ke Pos SAR Morowali untuk bantuan lebih lanjut.
Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Pos SAR Morowali, Pos TNI AL, Polairud, Polsek Petasia, Bhabinsa, BPBD Morowali Utara, serta pihak PT UKK dan masyarakat, memulai operasi pencarian pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 07.00 WITA. Pencarian dilakukan dengan menggunakan aqua eye dan penyelaman di lokasi kejadian untuk mencari karyawan PT UKK jatuh dari tongkang.
Pada pukul 11.30 WITA, tim SAR Gabungan berhasil menemukan Supriadi dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di koordinat 1°53’15.98″S 121°20’4.16″E, pada kedalaman 15 meter. Setelah ditemukan, jenazah karyawan PT UKK jatuh dari tongkang itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Petasia dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka pukul 12.00 WITA operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” kata Rusmadi, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR.
Unsur potensi SAR yang terlibat dalam pencarian karyawan PT UKK jatuh dari tongkang kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai. Berbagai alat utama seperti truck personil, perahu karet, speed boat PT UKK, peralatan water, peralatan selam, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, palsar medis, dan palsar evakuasi digunakan dalam operasi ini. (Kn)


Tinggalkan Balasan