KAUSA.ID, Palu – Tim Opsnal Polsek Palu Barat West City Hunter berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Palu. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua terduga pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus serupa.

Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, melalui Kapolsek Palu Barat, Iptu Irfan Muzakar, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait pencurian sepeda motor di Kelurahan Balaroa

“Kasus ini terungkap setelah kami menerima laporan pencurian sepeda motor yang terjadi pada 28 Februari 2026 di Jalan Kelor, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat. Korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta,” ujar Irfan.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Palu Barat akhirnya berhasil menangkap dua pelaku berinisial R (27) dan MF (22). Polisi menangkap keduanya pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA di Jalan Anggur, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian sepeda motor di beberapa lokasi berbeda di Kota Palu.

“Berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak empat kali di tempat dan waktu yang berbeda,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti, yakni satu unit Yamaha RX King warna putih dan satu unit Yamaha Mio. Motor RX King ditemukan di Jalan Anggur, Kota Palu, sedangkan Yamaha Mio ditemukan di wilayah hukum Polsek Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.

Sementara itu, dua unit sepeda motor lainnya, yaitu Honda Vario warna merah dan Yamaha Mio M3, masih dalam proses pencarian. Polisi menduga kedua motor tersebut telah dijual oleh pelaku melalui media sosial.

Kapolsek Palu Barat menegaskan bahwa kedua pelaku merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya tindak pidana lain yang dilakukan para pelaku serta menelusuri keberadaan dua unit sepeda motor yang belum ditemukan,” pungkasnya.