Anwar Hafid Jadikan Donggala Pilot Project Bedah Rumah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem
KAUSA.ID, Donggala – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmennya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Donggala dengan memulai transformasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak huni.
Ia menyampaikan langkah tersebut saat membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2/2026). Menurutnya, kondisi rumah yang tidak layak huni masih menjadi salah satu faktor utama yang menghambat penurunan angka kemiskinan.
Anwar menekankan bahwa pemerintah harus memprioritaskan perbaikan rumah warga miskin sebelum menjalankan intervensi lainnya. Ia menyatakan, jika ingin menyelesaikan kemiskinan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki kualitas hunian masyarakat.
Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat 4.846 kepala keluarga kategori miskin ekstrem di Donggala. Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan verifikasi dan validasi untuk mengidentifikasi keluarga yang tinggal di RTLH sebagai dasar pelaksanaan program bedah rumah.
Anwar menetapkan Donggala sebagai pilot project transformasi RTLH di Sulawesi Tengah. Ia berharap keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi kabupaten lain dalam mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis data.
Selain itu, ia mendorong pemerintah kabupaten agar konsisten menggunakan DTSEN dalam menyusun perencanaan pembangunan. Ia menilai perencanaan berbasis data akan membuat program lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Dalam rapat kerja tersebut, Anwar membawa seluruh kepala perangkat daerah provinsi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi berperan sebagai supporting system yang siap mendukung arah pembangunan Donggala sesuai visi bupati.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Anwar menyerahkan bantuan pangan berupa 25 ton beras secara simbolis kepada Bupati Donggala Vera Laruni untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rapat kerja daerah itu juga dihadiri Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, jajaran perangkat daerah, serta unsur Forkopimda Donggala.


Tinggalkan Balasan