PALU, KAUSA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulteng gelar kegiatan donor darah massal, Rabu (14/10/2026). Acara yang dirangkai dengan pembagian 500 paket sembako ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat Sulteng.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid, didampingi Ketua Srikandi Demokrat Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, turut berpartisipasi langsung dalam kegiatan donor darah.

“Donor darah ini sangat penting untuk membantu menyambung hidup saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya melihat antusiasme masyarakat Sulawesi Tengah dalam berpartisipasi pada kegiatan ini sangat luar biasa,” kata Anwar Hafid, yang juga menjabat Gubernur Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengumpulan darah. Ada juga pemberian bantuan pangan berupa sembako kepada para pendonor.

Bantuan tersebut, menurutnya, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setelah mengikuti kegiatan donor darah. 

“Selain donor darah, kami juga memberikan bantuan pangan berupa sembako kepada masyarakat yang berpartisipasi sebagai pendonor,” ujarnya.

Anwar menyebutkan, target untuk kegiatan di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah adalah 500 pendonor. Jika kegiatan serupa dilaksanakan serentak di 13 kabupaten/kota, kontribusi donor darah dari seluruh jajaran Partai Demokrat Sulteng diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Anwar menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Arahan tersebut meminta jajaran pengurus partai di berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darah selama memenuhi persyaratan medis. 

“Yang paling utama, kita bisa menyambung hidup orang lain melalui darah yang kita donorkan. Karena itu, saya mengimbau masyarakat agar tidak segan-segan mendonorkan darah kapan pun dan di mana pun kegiatan donor darah dilaksanakan, selama memenuhi persyaratan medis,” ungkapnya.

Anwar turut berbagi pengalamannya setelah mengikuti donor darah. Ia mengaku merasa lebih ringan, meskipun proses donor tetap harus mengikuti ketentuan dan arahan tenaga medis.

Ia menegaskan bahwa target kegiatan adalah 500 pendonor. Namun, masyarakat yang datang dan tidak dapat mendonorkan darah karena alasan medis tetap mendapatkan paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Anwar menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi. Apresiasi juga diberikan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. (**)