PALU, KAUSA – Palu Skating Academy berhasil mengharumkan nama Kota Palu setelah dinobatkan sebagai juara umum Eastern Indonesia Roller Championship (EIRC) 2026. Dalam ajang yang berlangsung di Makassar pada 9-10 Oktober 2026 tersebut, Palu Skating Academy Juara Umum EIRC 2026 dengan mengoleksi total tujuh medali emas dan tiga medali perak.

Meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas latihan, para atlet muda ini mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing ketat dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bagian timur.

Wali Kota Hadianto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang keras. Menurutnya, pencapaian Palu Skating Academy menjadi Juara Umum EIRC 2026 ini menunjukkan bahwa generasi muda Kota Palu memiliki potensi besar untuk berprestasi jika didukung kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Palu sangat mengapresiasi dan bangga kepada generasi muda Kota Palu yang telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang olahraga. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” kata Wali Kota Hadianto Rasyid saat menerima audiensi Palu Skating Academy di Rumah Jabatannya, Senin (12/10/2026).

Dalam kejuaraan tersebut, Mohammad Daniyyel Alvaro menjadi salah satu atlet yang menonjol. Berlaga di kategori Standar Kelompok Umur (KU) A, Alvaro sukses meraih empat medali emas dari nomor 200 meter, 300 meter, 500 meter, dan 1.000 meter, serta satu medali perak.

Penampilan gemilang juga ditunjukkan Ahmad Rashya Ramadhan pada kategori Standar KU B. Ia berhasil mempersembahkan tiga medali emas pada nomor 300 meter, 500 meter, dan 1.000 meter, serta satu medali perak di nomor 200 meter. Satu medali perak lainnya diraih dari nomor relay tiga orang yang diikuti Alvaro dan seorang atlet dari klub lain, melengkapi total sepuluh medali bagi Palu Skating Academy.

Selain peraih medali, Palu Skating Academy juga mengikutsertakan Rizky Syahputra pada kategori Speed Kelompok Umur Junior/Senior dan Aisyah Silmi Afika pada kategori Standar KU A. Meskipun belum naik podium, partisipasi keduanya menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan peningkatan pengalaman bertanding.

Pelatih Palu Skating Academy, Tezar, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan seluruh atlet. Baginya, mengikuti kejuaraan di luar daerah tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membentuk mental bertanding dan keberanian menghadapi persaingan di usia muda.

“Di usianya yang masih sangat muda, mereka mampu bersaing ketat dengan anak-anak lainnya dan merasakan langsung atmosfer kejuaraan di luar Kota Palu,” ungkap Tezar. Ia juga berpesan kepada atlet yang belum meraih medali agar tetap semangat dan fokus berlatih.

Tantangan pembinaan masih menjadi perhatian. Atlet kategori Speed Palu Skating Academy hingga kini masih memanfaatkan area parkir Sriti Convention Hall sebagai tempat latihan. Ketersediaan fasilitas yang memadai merupakan elemen krusial untuk menunjang peningkatan kemampuan atlet.

Wali Kota Palu menegaskan bahwa pengembangan olahraga membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, klub olahraga, pelatih, hingga organisasi terkait seperti Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Palu perlu terus memperkuat kerja sama agar lebih banyak atlet muda dapat berkembang dan berprestasi. Harapannya para atlet muda dapat terus mengukir prestasi hingga kancah nasional dan internasional. (**)