Melihat Ketatnya Seleksi CAT Akademik Polri di Sulteng
KAUSA.ID, PALU – Seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026 kini masuk tahap ujian berbasis komputer. Ratusan peserta di Sulawesi Tengah harus melewati Ujian Computer Assisted Test (CAT) Akademik yang digelar serentak secara nasional pada senin (18/05/2026).
Untuk wilayah Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), ujian berbasis komputer ini dipusatkan di laboratorium komputer dua sekolah di Kota Palu, yakni SMPN 4 Palu dan SMKN 3 Palu.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi empat gelombang yang berlangsung maraton sejak pagi hingga siang hari.
Sebelum peserta memasuki ruangan, Para peserta harus melewati pemeriksaan badan (body checking). ini dilakukan untuk memastikan tidak ada peserta yang membawa alat bantu penunjang kecurangan.
Di dalam ruangan, Selain dijaga oleh pengawas internal dari kepolisian, ruangan tersebut telah dilengkapi dengan kamera pemantau (CCTV). Untuk menjamin objektivitas, Polda Sulteng juga menggandeng pengawas eksternal yang melibatkan organisasi masyarakat dan jurnalis media massa.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan tanpa kendala, Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulteng, Kombes Pol. Anton Sudjarwo, turun langsung meninjau lokasi ujian pada Senin Pagi.
Ada momen menarik dalam peninjauan tersebut. Kombes Pol. Anton tidak hanya sekadar memantau jalannya ujian, tetapi juga menyempatkan diri berdiskusi dengan beberapa peserta yang baru saja selesai. Bahkan, ia memberikan tes langsung kepada sejumlah peserta yang berhasil meraih nilai tertinggi dalam ujian tersebut.
Langkah ini sengaja dilakukan untuk menguji secara spontan apakah hasil memuaskan yang tertera di layar komputer benar-benar selaras dengan kemampuan akademik asli sang peserta.
“Pelaksanaan CAT ini dirancang untuk menjamin proses seleksi berlangsung secara transparan, objektif, dan akuntabel. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan akademiknya tanpa intervensi pihak manapun,” tegas Kombes Pol. Anton Sudjarwo di sela-sela kegiatannya.
Hingga Senin siang, pantauan di lokasi menunjukkan seluruh rangkaian ujian berjalan dengan aman dan lancar. Para peserta tampak fokus mengisi lembar jawaban digital melalui perangkat komputer yang disediakan.
Salah satu keunggulan dari sistem CAT ini adalah transparansi yang real-time. Begitu waktu ujian habis atau peserta mengeklik tombol selesai, perolehan nilai mereka akan langsung muncul di layar komputer. Sistem ini menutup rapat celah praktik percaloan dan memastikan bahwa hanya peserta terbaik yang berhak lolos ke tahap berikutnya. (Aldi)


Tinggalkan Balasan