NasDem Sulteng Tegaskan Komitmen Restorasi, Targetkan Kemenangan Pemilu 2029
KAUSA.ID,PALU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk tetap berada di jalur restorasi melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Hotel Santika Palu, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029.
Rakerwil tersebut dihadiri sejumlah elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, di antaranya Lestari Moerdijat, Julie Sutrisno Laiskodat, Nafa Urbach, Lisda Hendrajoni, serta jajaran pengurus NasDem se-Sulawesi Tengah. Kehadiran tokoh nasional ini menegaskan posisi strategis Sulawesi Tengah dalam peta politik nasional.
Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Nilam Sari Lawira, dalam pidato politiknya menegaskan bahwa perjuangan restorasi bukanlah jalan instan. Ia menyebut, berbagai tantangan dan upaya yang berpotensi melemahkan semangat kader harus dihadapi dengan komitmen yang kuat.
“Jalan restorasi itu tidak mudah dan tidak instan. Ada narasi yang mencoba membingkai perjuangan kita. Tapi saya tegaskan, kita tidak akan mundur, tidak akan goyah, dan tetap berdiri tegak di jalan restorasi,” ujar Nilam.
Menurutnya, Rakerwil menjadi ruang strategis untuk menyatukan energi seluruh kader, mulai dari tingkat DPW hingga DPRT, guna memperkuat soliditas partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan politik tidak dapat diraih hanya melalui retorika, melainkan harus dibangun melalui kedekatan nyata dengan masyarakat.
“Kemenangan tidak lahir dari kata-kata, tetapi dari kehadiran yang konsisten di tengah rakyat. Partai harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks lokal, Nilam mengangkat nilai budaya Sulawesi Tengah “Nosarara Nosabatutu” yang berarti persaudaraan dan persatuan sebagai fondasi perjuangan politik. Ia berharap nilai tersebut dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun solidaritas kader dan memenangkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Anggota Majelis Tinggi DPP Partai NasDem, Lestari Moerdijat, yang membuka secara resmi Rakerwil, mengingatkan pentingnya peran kader dalam menjangkau masyarakat secara langsung. Ia menegaskan bahwa kehadiran partai harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar simbol politik.
“Kader NasDem harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Itulah esensi dari gerakan restorasi yang kita perjuangkan,” kata Lestari.
Dalam kesempatan tersebut, Lestari juga melantik jajaran pengurus DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah periode 2026–2029. Nilam Sari Lawira kembali dipercaya memimpin DPW, didampingi Ferry Anwar sebagai sekretaris dan Fahruddin Yunus sebagai bendahara.
Lestari menilai keputusan mempertahankan Nilam sebagai ketua merupakan langkah tepat, mengingat kapasitas dan pengalaman yang dimiliki dalam menggerakkan roda organisasi di daerah.
“Kami meyakini kader NasDem di Sulawesi Tengah mampu mengemban amanah dan menjalankan cita-cita restorasi dengan baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Nilam mengungkapkan bahwa kepengurusan baru kali ini diwarnai keterlibatan generasi muda dalam jumlah signifikan. Hal ini merupakan respons terhadap perubahan komposisi pemilih yang semakin didominasi oleh kalangan muda.
“Banyak anak muda yang masuk dalam struktur baru. Ini menjadi kekuatan penting, karena ke depan pendekatan politik harus lebih adaptif dengan generasi muda,” jelasnya.
Menurutnya, partai perlu membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berperan aktif, terutama dalam menghadapi pemilu dan pilkada mendatang.
Rakerwil ini diharapkan menjadi titik awal penguatan struktur dan soliditas Partai NasDem di Sulawesi Tengah. Dengan semangat restorasi, seluruh kader diharapkan mampu bergerak secara solid dan efektif untuk menjawab tantangan politik sekaligus meraih kemenangan di masa depan. (kn)


Tinggalkan Balasan