KAUSA.ID, Palu – Oknum tidak bertanggung jawab mencatut nama Wakapolda Sulawesi Tengah, Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, untuk melakukan aksi penipuan melalui media sosial.

Pelaku menggunakan modus dengan mengatasnamakan Wakapolda Sulteng guna meminta bantuan atau sumbangan kepada sejumlah pihak. Tindakan tersebut merugikan masyarakat sekaligus mencoreng nama baik institusi kepolisian.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Djoko Wienartono, menegaskan bahwa permintaan bantuan atau sumbangan yang mengatasnamakan Wakapolda Sulteng merupakan penipuan.

Djoko mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap permintaan yang mencatut nama pejabat Polri.

“Segera lakukan konfirmasi dan laporkan apabila menemukan indikasi penipuan,” ujarnya.

Ia berharap imbauan tersebut meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya saat menerima informasi yang berkaitan dengan permintaan uang atau sumbangan.

Djoko juga menekankan pentingnya peran bersama dalam mencegah tindak kejahatan siber yang memanfaatkan nama pejabat publik.

“Laporkan setiap dugaan penipuan kepada pihak kepolisian agar segera kami tindak lanjuti. Partisipasi masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.