PALU, KAUSA – Universitas Tadulako (Untad) Melaksanakan Upacara Peringatatan HUT ke-81 RI, Senin (17/08/2026) pagi. Peringatan kemerdekaan ini menjadi momen penting bagi seluruh sivitas akademika untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika serta memperkuat kolaborasi.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara yang digelar di Lapangan Upacara Untad ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. 

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa. Fokus utama Untad Peringati HUT ke-81 RI adalah mendukung kemajuan Indonesia, khususnya melalui sektor pendidikan.

“Memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, sesuai arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mari kita bersama-sama berkolaborasi dalam menyukseskan perjuangan bangsa, khususnya di bidang pendidikan,” kata Prof. Amar.

Menurutnya, tantangan pembangunan bangsa memerlukan kerja sama dari berbagai pihak. Kolaborasi ini mencakup perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan industri, serta mahasiswa, dosen, dan peneliti. Peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat pentingnya sinergi ini.

“Tidak ada yang tidak mungkin jika kita bekerja bersama. Seluruh stakeholder harus bergerak bersama menuju Indonesia Maju yang berkeadilan dan masyarakat yang adil serta sejahtera,” tambahnya.

Rektor juga mengajak mahasiswa Universitas Tadulako untuk memperkuat komitmen membangun kampus dan bangsa. Ajakan ini disampaikan melalui semangat “KITA UNTAD” yang juga menjadi tema Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako saat Untad Peringati HUT ke-81 RI.

Prof. Amar menegaskan bahwa “KITA UNTAD” lebih dari sekadar slogan. Ia adalah gerakan bersama yang mendorong kolaborasi, inovasi, transformasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan. Semangat ini penting dalam memaknai peringatan HUT ke-81 RI.

“Mahasiswa merupakan bagian penting dari Universitas Tadulako. Karena itu, semangat ‘KITA UNTAD’ harus menjadi energi bersama untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi dalam pengembangan institusi serta pembangunan bangsa,” pungkasnya. (**)