Corinthians Singkirkan Rosario Central 1-0, Melaju ke Perempat Final Libertadores
SÃO PAULO, KAUSA – Corinthians berhasil mengalahkan Rosario Central dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua babak 16 besar CONMEBOL Libertadores 2026. Pertandingan yang digelar di Neo Química Arena, São Paulo, pada 20 Agustus 2026 ini memastikan Corinthians melaju ke perempat final setelah unggul agregat 1-0 atas Rosario Central.
Gol tunggal kemenangan Corinthians dicetak oleh Breno Bidon pada sekitar menit ke-80, memanfaatkan umpan silang dari Memphis Depay. Kemenangan ini krusial bagi Corinthians vs Rosario Central, mengingat pertandingan leg pertama di kandang Rosario Central berakhir tanpa gol.
Corinthians menunjukkan ketahanan luar biasa dalam pertandingan krusial Corinthians vs Rosario Central ini. Mereka mampu mempertahankan keunggulan meskipun harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua setelah gelandang Raniele menerima kartu merah. Hasil ini mengantarkan Corinthians berhadapan dengan Estudiantes dari Argentina di babak perempat final.
Pertandingan Corinthians vs Rosario Central berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim berupaya saling menyerang. Babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Corinthians sempat menciptakan beberapa peluang. Rosario Central, yang lebih banyak menguasai bola, gagal menembus pertahanan solid Corinthians.
Titik balik dalam laga Corinthians vs Rosario Central terjadi pada sekitar menit ke-58, ketika Raniele dari Corinthians diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah. Keputusan tersebut membuat Corinthians harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain, memberikan keuntungan jumlah pemain bagi Rosario Central.
Meskipun demikian, Corinthians tidak menyerah. Tim asuhan Fernando Diniz ini memilih untuk bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik serta situasi bola mati. Strategi ini terbukti efektif ketika Memphis Depay mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan dingin oleh Breno Bidon pada menit ke-80, mengubah skor menjadi 1-0 untuk Corinthians.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Rosario Central sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola (55% berbanding 45% untuk Corinthians) dan tendangan sudut (6 berbanding 3). Namun, efektivitas Corinthians dalam memanfaatkan peluang, terutama gol Breno Bidon, menjadi pembeda dalam duel Corinthians vs Rosario Central ini. Rosario Central hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran, sementara Corinthians memiliki tiga.
Gol Breno Bidon, assist dari Memphis Depay, dan kemampuan Corinthians untuk bertahan dengan gigih meskipun kekurangan satu pemain menjadi faktor penentu kemenangan. Kegagalan Rosario Central memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan minimnya efektivitas penyelesaian akhir mereka, menjadi alasan utama tersingkirnya tim Argentina itu dari CONMEBOL Libertadores 2026.
Dengan hasil ini, Corinthians dipastikan melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Estudiantes. Sementara itu, Rosario Central harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi klub paling bergengsi di Amerika Selatan ini. Kemenangan ini merupakan pencapaian penting bagi Corinthians, terutama karena diraih dalam kondisi sulit dengan bermain 10 pemain di sebagian besar babak kedua.


Tinggalkan Balasan