Corinthians vs Rosario Central: Adu Penalti Siap Menanti di Copa Libertadores?
SÃO PAULO, KAUSA – Pertandingan leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores 2026 antara Corinthians vs Rosario Central terpantau masih imbang 0-0 hingga Jumat pagi, 21 Agustus 2026, pukul 10.10 WITA. Laga yang digelar di Neo Química Arena, São Paulo, Brasil, ini menjadi penentu siapa yang akan melangkah ke perempat final, menyusul hasil 0-0 pada leg pertama di Argentina.
Hasil tanpa gol ini membuat agregat sementara masih 0-0. Jika skor Corinthians vs Rosario Central tetap imbang hingga akhir waktu normal, penentuan pemenang akan langsung dilanjutkan melalui adu penalti tanpa perpanjangan waktu, sebab aturan gol tandang tidak berlaku di fase ini.
Laga Corinthians vs Rosario Central ini berlangsung pada Kamis malam, 20 Agustus waktu setempat, atau Jumat dini hari waktu Indonesia. Tim tuan rumah, Sport Club Corinthians Paulista, dijuluki Timão, berupaya memanfaatkan keuntungan kandang. Sementara itu, tim tamu, Club Atlético Rosario Central dari Argentina, yang berjuluk Canalla, datang dengan ambisi meraih tiket perempat final.
Pada leg pertama, Rosario Central sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang. Namun, mereka gagal mengonversinya menjadi gol, sehingga hasil Corinthians vs Rosario Central tetap 0-0. Corinthians bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah Allan Rodrigues de Souza menerima kartu kuning kedua pada menit ke-80.
Situasi ini membuat leg kedua menjadi semakin krusial bagi kedua tim. Pelatih Corinthians, Fernando Diniz, telah memastikan bahwa kondisi fisik timnya siap untuk pertandingan ini. Diniz melakukan rotasi pemain di liga domestik untuk memastikan para pemainnya bugar menghadapi laga Corinthians vs Rosario Central yang menentukan.
Sebelum pertandingan Corinthians vs Rosario Central ini, ada beberapa isu yang mencuat. Salah satunya adalah dugaan insiden rasialisme yang dialami kiper Corinthians, Hugo Souza, pada leg pertama. Rosario Central sendiri telah menyatakan akan melakukan investigasi internal terkait tuduhan tersebut.
Meskipun demikian, fokus utama kini adalah pada jalannya pertandingan Corinthians vs Rosario Central. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memastikan langkah mereka ke perempat final Copa Libertadores. Regulasi turnamen menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan waktu jika agregat tetap sama setelah 90 menit di leg kedua, sehingga adu penalti menjadi skenario yang sangat mungkin terjadi.
Salah satu pemain kunci yang disorot adalah Ángel Di María dari Rosario Central, yang dikenal dengan umpan silangnya yang akurat. Di sisi Corinthians, Memphis Depay yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak juga menjadi perhatian, meskipun kebugarannya belum dipastikan untuk bermain penuh 90 menit.
Kemenangan akan mengantar salah satu dari Corinthians vs Rosario Central ke babak delapan besar, menjaga asa mereka di kompetisi paling bergengsi Amerika Selatan. Hingga laporan ini ditulis, hasil akhir pertandingan masih belum dapat dipastikan, dan seluruh pencinta sepak bola menanti tim mana yang akan keluar sebagai pemenang. (**)


Tinggalkan Balasan