Pengembangan Jagung Kawatuna: CPM-Pemkot Palu Kolaborasi Dorong Produktivitas Petani
PALU, KAUSA – PT Citra Palu Minerals (CPM) bersama Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta kelompok tani Bunga Jagung Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, memulai penanaman jagung perdana di lahan seluas 7,5 hektare, Kamis (13/8/2026).
Kolaborasi ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT CPM, dengan tujuan utama mendorong pengembangan jagung Kawatuna dan komoditas pertanian lainnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Superintendent Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) CSR PT CPM, Rahyunita Handayani, menjelaskan bahwa pengembangan komoditas disesuaikan dengan potensi spesifik masing-masing kelurahan. Rahyunita menyebutkan bahwa sebelumnya mereka telah mendukung pengembangan bawang di Kelurahan Tanamodindi dan cabai di Poboya, sementara saat ini fokus pada pengembangan jagung Kawatuna.
“Beberapa waktu lalu kami mendorong Kelurahan Tanamodindi dengan bawang. Di Poboya kami mengembangkan cabai, sedangkan saat ini Kawatuna dengan komoditas jagung,” kata Rahyunita.
Menurutnya, sekitar 15 anggota Kelompok Tani Bunga Jagung terlibat dalam program pengembangan jagung Kawatuna ini. PT CPM juga menjalin kerja sama dengan Syngenta untuk penyediaan benih, pupuk, sarana produksi pertanian, serta pendampingan teknis kepada para petani demi keberhasilan pengembangan jagung Kawatuna.
“Bibit dan pupuk sudah disediakan. Bibit yang disediakan sekitar 700 kilogram, tidak hanya itu, bahkan pihak Syngenta bersedia memberikan pendampingan kepada para petani,” tambahnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman, mengapresiasi penanaman jagung ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.
Ia menjelaskan bahwa Kawatuna memiliki potensi lahan sekitar 21 hektare, dengan sebagian kecil tetap untuk padi dan sisanya dikembangkan untuk palawija, termasuk pengembangan jagung Kawatuna.
“Ini merupakan kolaborasi yang betul-betul kolaboratif antara PT CPM, kelompok tani yang didampingi para penyuluh dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu,” kata Lukman.
Lukman menambahkan bahwa prospek pasar untuk jagung masih sangat terbuka lebar, terutama dengan adanya Japfa yang membutuhkan jagung setiap hari untuk pakan ternak. Kebutuhan pakan untuk hampir 500.000 ekor ayam petelur di Kota Palu menunjukkan peluang besar bagi petani dalam pengembangan jagung Kawatuna secara berkelanjutan. Syngenta juga akan membantu petani dalam akses pasar hasil produksi jagung.
Keberlanjutan program pengembangan jagung Kawatuna juga sangat bergantung pada ketersediaan air. Untuk mengantisipasi kekeringan, PT CPM telah menyiapkan sekitar 10 titik penampungan air, masing-masing berkapasitas sekitar satu meter kubik. Meskipun kebutuhan air jagung tidak sebesar padi, namun kebutuhan air penting pada fase awal pertumbuhan bibit jagung.
Ketua Kelompok Tani Bunga Jagung Kawatuna, Darwin, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PT CPM berupa benih, pupuk, herbisida, dan insektisida. Ia berharap pendampingan untuk pengembangan jagung Kawatuna ini dapat berlanjut di masa mendatang.
“Kami sangat berterima kasih karena dukungan ini sangat membantu petani. Harapan kami, pendampingan ini tetap berkelanjutan,” ujar Darwin.
Meski begitu, Darwin mengakui bahwa ketersediaan air masih menjadi tantangan utama, terutama dengan penurunan debit air dalam sebulan terakhir akibat kemarau. Sebelumnya, lahan ini digunakan untuk kacang hijau, namun kini disiapkan untuk pengembangan jagung Kawatuna.
Data dari Penyuluh Pertanian Kawatuna, Made, menunjukkan bahwa dari luas baku sawah (LBS) 35,11 hektare, sekitar 18,75–21,25 hektare telah diolah. Komoditas yang ditanam meliputi padi, jagung, kacang tanah, dan cabai. Target penambahan tanam padi seluas 3,5 hektare pada Agustus dan penyelesaian penanaman jagung seluas 7,5 hektare pada September, namun semua tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan air guna mendukung pengembangan jagung Kawatuna. (kn)


Tinggalkan Balasan