KAUSA.ID, DONGGALA – Ratusan masyarakat dari Aliansi Desa Toviora melakukan panen paksa buah sawit, di kebun PT Lestari Tani afdeling OK di Desa Toviora, Rio Pakava, Donggala, Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, sempat terjadi kerusuhan antara masyarakat dan petugas keamanan perusahan. Petugas mengimbau agar aliansi tidak membawa buah hasil panen keluar dari kebun.

Diuntungkan dengan jumlah yang banyak, masyarakat tetap memaksakan untuk membawa enam pick up buah sawit yang sudah dipanen. Pihak perusahaan dan petugas keamanan dari Polsek Rio Pakava juga mengimbau agar masyarakat menghentikan aksi mereka.

Perdebatan panas antara kedua belah pihak juga turut memicu aksi pelemparan oleh masyarakat kepada petugas keamanan. Bahkan, aliansi desa juga menyerang petugas dengan senjata tajam.

Dilaporkan tiga petugas pengamanan dari perusahaan yang terluka akibat sabetan senjata tajam dan lemparan batu. Sementara dari masyarakat belum ada laporan korban.

Para korban telah dirujuk ke rumah sakit terdekat dari perusahaan di Kota Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari dikonfirmasi Jumat malam membenarkan kejadian itu. Kata dia, saat ini situasi sudah kondusif dan masing-masing pihak telah menahan diri agar tidak terjadi konflik lanjutan. (**/kn)